Thanks for Visiting Our Blog

Rabu, 16 Februari 2011

Lemari Pendingin Tanpa Listrik Pertahankan Suhu Selama 10 Hari

Saat ini lemari pendingin sudah banyak digunakan di setiap rumah. Selain pengkondisi udara, lemari pendingin ini juga merupakan salah satu penyerap energi listrik terbesar karena bekerjanya yang 24 jam non-stop.
Tapi bagaimana jika ada lemari pendingin yang cukup seminggu sekali menyerap energi listrik untuk mendinginkan kompartemen di dalamnya? Tentunya akan menjadi alternatif yang paling baik sebagai pengganti lemari pendingin yang ada saat ini.
Saat ini sebuah perusahaan True Energy sudah membuatnya. Teknologi Sure Chill yang dimiliki perusahaan tersebut memanfaatkan semaksimal mungkin polyurethane densitas tinggi sebagai penyekat. Selain itu, sebuah ''teknologi bahan fasa perubahan'' yang inovatif --True Energy tidak merahasiakan detilnya-- mampu menyimpan energi hingga saatnya diperlukan.
Sebenarnya, lemari pendingin tersebut hanya memerlukan waktu kurang lebih 5 jam per harinya untuk bisa mengisi ulang. Sekali terisi penuh, maka material rahasia yang digunakannya akan bekerja menjaga suhu kompartemen tetap stabil hingga sepuluh hari ke depan. Kemampuan ini menjadikan lemari pendingin tersebut mampu mendinginkan secara konsisten tanpa mempedulikan hilangnya pasokan listrik.
Selain itu, lemari pendingin itu juga dilengkapi dengan sistem monitor cerdas yang akan mendeteksi keberadaan obyek yang bersuhu hangat di dalam kompartemennya dan bereaksi dengan mengeluarkan panas yang timbul, dan menjaga suhunya tetap di antara 4oC dan 6oC. Sementara produk lain, menurut True Energy, seringkali membekukan beberapa obyek saat berusaha menjaga suhu yang benar bagi obyek-obyek tersebut.
Meski True Energy menerapkan teknologi tersebut pada desain lemari pendingin untuk menyimpan vaksin, tetapi tidak menutup kemungkinan lemari pendingin yang mempunyai efisiensi energi dua kali lebih baik dibandingkan produk serupa itu akan bisa diterapkan pada lemari-lemari pendingin lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar